Senin, 11 Maret 2013

Fungsi Pembelajaran Matematika



FUNGSI PEMBELAJARAN MATEMATIKA

            Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang tergolong penting. Dalam kehidupan matematika menampakkan peranan yang penting, seperti berhitung isi dan berat, menyajikan data statistic, mengukur ketinggian dan kedalaman, dan hal lainnya. Matematika juga memainkan peran dalam perkembangan teknologi informasi. Seorang peserta didik sangat perlu mempelajari dan memahami matematika, karena matematika merupakan konsep dasar bagi ilmu lainnya, seperti fisika, kimia, arsitektur, teknik, geografi, ekonomi, dan sebagainya. Dengan mempelajari matematika, peserta didik akan mempelajari bagaimana ia dapat berpikir logis, kritis, praktis, dan berjiwa kreatif.
            Matematika adalah hal yang sangat berarti baik itu bagi mereka yang sedang dan tetap melanjutkan pendidikannya, maupun tidak. Bagi mereka yang tidak sedang atau tidak melanjutkan pendidikannya, matematika dapat mereka gunakan untuk kelancaran mereka berdagang dan berbelanja, sebagai alat komunikasi untuk membaca diagram, grafik, dan persentase, dan lain-lain. Coba perhatikan, seringkali, media massa menampilkan laporannya dengan menyajikannya dalam bentuk table, grafik, dan diagram. Sehingga tampaklah, mereka perlu menguasai matematika dalam kehidupannya.
            Senada dengan hal tersebut di dalam buku standar kompetensi matematika Depdiknas, secara khusus disebutkan bahwa fungsi matematika adalah mengembangkan kemampuan berhitung, mengukur, menurunkan rumus dan menggunakan rumus matematika yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengukuran dan geometri, aljabar, peluang dan statistika, kalkulus dan trigonometri. Metamatika juga berfungsi mengembangkan kemampuan mengkomunikasikan gagasan melalui model matematika, diagram, grafik, atau tabel.
            Selain itu pembelajaran matematika juga dimaksudkan untuk membangun kemampuan anak untuk bernalar, kemampuan menganalisis masalah, kemampuan mem-break-down masalah komplek menjadi potongan-potongan masalah yang lebih sederhana. Belajar matematika juga merupakan pembentukan pola pikir dalam pemahaman suatu pengertian maupun dalam penalaran suatu hubungan di antara pengertian-pengertian itu.

            Berdasarkan PERMENDIKNAS No. 22 Tahun 2006, Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan berikut:
  1.  Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah.
  2. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan  matematika.
  3. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
  4. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah

          Menurut Standar Proses pada Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007, tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.

 :) Netty Lasriany :)